Tampilkan postingan dengan label Tugas TIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas TIK. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Januari 2017

Langkah-Langkah Melakukan Manajemen File

Pada pos yang kali ini,saya akan memberitahu langkah-langkah melakukan Manajemen File.

Sebelum itu,kalian pasti bertanya-tanya apa itu manajemen file dan apa kegunaannya. Jadi,manajemen file adalah suatu metode atau cara untuk mengorganisir data-data yang terdapat di suatu komputer agar terlihat lebih tersusun dan rapi.

Langkah-langkah Manajemen File dilakukan di program Windows Explorer. Jadi sebelum mulai,bukalah program tersebut dengan cara klik ikon Windows Explorer yang terdapat di menu task bar computer mu.


Ada beberapa perintah dalam melakukan manajemen file:
1. Menu,Ikon,dan Shortcut
a) Menu
- Menu Pull Down,yaitu menu yang berisi perintah-perintah yang sudah terkelompok,sehingga jika satu menu diaktifkan maka akan muncul perintah yang berkaitan dengan menu tersebut.
- Menu Cascading,yaitu menu sekunder atau lanjutan dari menu utama.
- Menu Pop Up,yaitu menu yang muncul ketika melakukan klik kanan.

b) Ikon
Ikon atau logo adalah lambang dari suatu program aplikasi yang digambarkan oleh suatu gambar kecil.


c) Shortcut adalah bentuk perintah yang dilakukan dengan fungsi cepat keyboard.
Contoh: CTRL+C : menduplikasi file
               CTRL+I : memiringkan huruf

2. Membuat folder
Membuat folder bisa dilakukan dengan:
a) klik new folder pada bar

b) Alt > file > new > folder
c) klik kanan > new > folder

3. Drag and Drop File
Dilakukan dengan cara menklik kiri pada mouse tanpa dilepas dan ditarik ke suatu arah tertentu lalu dilepas.

4. Mengenal tipe file
Tipe di setiap file berbeda-beda tergantung di aplikasi yang membuatnya, contohnya:
- Microsoft Office Word: .doc atau .docx
- Microsoft Office Powerpoint: .xls atau .xlsx
- Gambar: .jpg, .jpeg, .png dan lainnya

5. Mengubah nama file
Mengubah nama file dilakukan dengan:
a) klik kanan pada file,lalu pilih Rename
b) klik file,lalu tekan F2


6. Memanggil,mengedit,menyimpan file
a) Memanggil file
Ketik nama file pada kolom search dan akan muncul file tersebut.
b) Mengedit file
Klik dua kali pada file,lalu edit file di program dimana file dibuat.
c) Menyimpan file
Klik Ctrl+S atau klik file,lalu pilih save.

7. Menghapus File
a) Klik file > klik kanan > Delete > pilih Yes.

b) Klik file > tekan Del pada keyboard atau Shift+Del > pilih Yes.

8. Menyalin dan memindahkan file
a) Menyalin file
- klik kanan pada file > pilih Copy atau Ctrl+C pada keyboard, lalu ke tempat yang ingin kamu salin filenya, klik kanan > Paste atau Ctrl+V pada keyboard.

b) Memindahkan file
- klik kanan pada file > pilih Cut atau Ctrl+X pada keyboard,lalu ke tempat yang ingin kamu pindahkan filenya,lalu klik kanan > Paste atau Ctrl+V pada keyboard.

Sekian dari artikel ini,semoga bermanfaat ya☺

Jumat, 13 Januari 2017

Penjelasan Menu-Menu BIOS dan Langkah Konfigurasi untuk Install Ulang OS

                 Pada artikel kali ini, saya akan memberi informasi tentang menu-menu pada BIOS beserta fungsinya masing masing, juga bagaimana cara melakukan konfigurasi BIOS untuk melakukan install ulang Sistem Operasi.

A. Menu-Menu BIOS

Menu-menu BIOS umumnya ada 6: Main, Advanced, Security, Power, Boot, dan Exit.

1. Main Menu


Seperti yang terlihat di gambar di atas,di main menu terdapat:

- BIOS Version,untuk mengetahui versi BIOS komputer
- Processor type, untuk mengetahui tipe processor komputer
- Processor speed,untuk mengetahui kecepatan processor komputer
- System bus speed,untuk mengetahui kecepatan sistem bus komputer
- System memory speed,untuk mengetahui kecepatan memori komputer
- Untuk mengetahui kapasitas memori komputer (Cache RAM,Total Memory, Memory Bank 0, Memory Bank 1)

2. Advanced Menu

Di Advanced Menu ini, terdapat peringatan bahwa jika salah melakukan setting maka dapat membawa sistem komputer menuju kerusakan. Advanced Menu berfungsi memberikan informasi tentang sistem yang dipakai di komputer.
Di menu ini terdapat:
- PCI Configuration (Pengaturan PCI)
Bagi yang tidak mengetahui PCI, PCI adalah singkatan dari Peripheral Component Interconnect yaitu bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. Fungsi konfigurasi PCI ini adalah mengatur peralatan dengan jalur PCI dan perangkat yang dikenalkan secara default oleh komputer.
- Boot Configuration, mengatur bagaimana device melakukan booting/loading di komputer.
- Peripheral Configuration
- IDE (Integrated Development Environment) Configuration
- Diskette Configuration (Pengaturan Disket)
- Event Log Configuration
- Video Configuration
- USB (Universal Serial Bus) Configuration
- Chipset Configuration

3. Security Menu
Seperti namanya,Security,fungsi dari menu ini adalah untuk menjaga keamanan dari komputer dengan cara memberi password. 
Di menu ini terdapat:
- Supervisor Password,yaitu password yang dibutuhkan saat akan melakukan booting dan konfigurasi BIOS,jadi tanpa password tersebut tidak dapat melakukan booting dan konfigurasi BIOS.
- User Password,yaitu password yang dibutuhkan pada saat booting saja, tidak akan digunakan saat melakukan konfigurasi setup BIOS.
- Chassis Intrusion,untuk mengaktifkan atau menonaktifkan detektor saat chassis CPU mengalami gangguan.

4. Power Menu
Power menu adalah menu yang digunakan untuk mengatur perangkat-perangkat komputer agar sebisa mungkin menghemat daya yang digunakan komputer.
Di menu ini terdapat:
- ACPI (Advanced Configuration and Power Interface), untuk mengatur power dan menjalankan feature khusus pada komputer.
-  The Power Failure, ada 3 option:
Power Off: Tidak melakukan tindakan apapun agar tidak terjadi kesalahan
Last State: Meresume keadaan komputer sebelum terjadi kesalahan
Always On: Menyalakan komputer dalam keadaan apapun meskipun terjadi kesalahan
- Wake on PCI PME, fungsinya untuk menentukan tindakan yang akan diambil jika daya sistem dimatikan dan manajemen daya PCI mengaktifkan bangun peristiwa terjadi.

5. Boot Menu
Fungsi boot menu adalah mengatur proses pada saat booting/penyalaan komputer.
Di menu ini terdapat:
- Option-option untuk proses booting (Silent Boot, Intel (R) Rapid BIOS Boot, Scan User Flash Area,, Boot from Network, USB Boot)
- Boot Device Priority,cara untuk menampilkan pilihan device yang terhubung ke komputer.
- Hard Disk Drives, menampilkan informasi tentang perangkat keras komputer.
- Removable Device, menampilkan data device yang bisa diremove.
- ATAPI CD-ROM (AT Attachment Packet Interface Compact Disk-Read Only Memory) Drives

6. Exit menu
Exit menu berfungsi untuk keluar dari BIOS dengan perlakuan tertentu.
Di exit menu terdapat:
- Exit Saving Change, untuk keluar dan menyimpan konfigurasi kita pada CMOS (Complementary Metal Oxide Semi-Conductor)
-  Edit Discarding Changes, untuk keluar dan membatalkan konfigurasi kita
- Load Setup Defaults (Optimal & Custom), untuk mengisi atau merubah semua menu yang ada pada setup item
- Discard Changes, membatalkan perubahan yang dilakukan
- Save Changes, menyimpan perubahan setup yang dilakukan atau dengan menekan F10

B. Konfigurasi untuk Melakukan Install Ulang Sistem Operasi
Pada dasarnya, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menginstall ulang sistem operasi pada BIOS.

1. Pertama,nyalakan komputer dengan menekan tombol power pada CPU dan monitor, jika komputer dari awal sudah menyala, lakukan restart.
2. Saat komputer pertama kali menyala, langsung saja pencet tombol 'Delete' atau 'F2' pada keyboard hingga tampilan BIOS keluar.
3. Enter di Advanced BIOS Features.
4. Ke First Boot Devices CDROM.
5. Pencet tombol 'F10' pada keyboard.
6. Tekan 'Y' pada keyboard.
7. Restart komputer.

Mohon maaf jika ada yang masih salah, semoga bisa membantu☺